NAMA :
DELLA IRFIANIS
NPM :
21211825
KELAS :
4EB10
The Big Four adalah kelompok empat firma jasa profesional dan akuntansi
internasional terbesar, yang menangani mayoritas pekerjaan audit untuk perusahaan
publik maupun perusahaan tertutup. Firma Empat Besar adalah sebagai
berikut:
1.
Deloitte Touche Tohmatsu, yang berkantor pusat di
Amerika Serikat.
2.
PricewaterhouseCoopers, yang berkantor pusat di
Britania Raya
3.
Ernst & Young, yang berkantor pusat di Britania
Raya
4.
KPMG, yang berkantor pusat di Belanda
Kelompok
ini sempat dikenal sebagai "Delapan Besar", dan berkurang menjadi
"Lima Besar" melalui serangkaian kegiatan merger. Lima Besar menjadi
Empat Besar setelah keruntuhan Arthur Andersen pada 2002, karena
keterlibatannya dalam Skandal Enron.
Sejak
tahun 1989, merger dan satu skandal besar yang melibatkan Arthur Andersen telah
mengurangi jumlah firma akuntansi besar dari delapan menjadi empat.
Awal Kemunculan The Big Four
Sebelum menjadi The Big Four
(4 Besar), dahulunya dikenal dengan Big Eight pada tahun 1979-1989, yang
merupakan dominasi Internasional dari delapan kantor akuntan terbesar,
diantaranya:
1.
Arthur Andersen
2.
Arthur Young & Co.
3.
Coopers & Lybrand (aslinya Lybrand, Ross Bros.,
& Montgomery)
4.
Ernst & Whinney (hingga 1979 Ernst & Ernst di
AS dan Whinney Murray di Britania Raya)
5.
Deloitte Haskins & Sells (hingga 1978 Haskins
& Sells di AS dan Deloitte & Co. di Britania Raya)
6.
Peat Marwick Mitchell (selanjutnya menjadi Peat
Marwick, kemudian KPMG)
7.
Price Waterhouse
8.
Touche Ross
Kemudian pada tahun 1989, Big Eight berubah menjadi Big Six saat Ernst & Whinney bergabung
dengan Arthur Young membentuk Ernst & Young di bulan Juni dan Deloitte,
Haskins & Sells bergabung dengan Touche Ross membentuk Deloitte
& Touche di bulan Agustus. Big Six mencakup :
1.
Arthur Andersen
2.
Peat Marwick Mitchell
4.
Price Waterhouse
5.
Ernst & Young
6.
Deloitte & Touche
Selanjutnya
Big Six berubah menjadi Big Five
di bulan Juli
1998 pada saat Price Waterhouse
bergabung dengan Coopers & Lybrand membentuk PricewaterhouseCoopers.
Big Five mencakup:
1.
Arthur Anderson
2.
Erns & Young
3.
Deloitt & Touche
4.
Peat Marwick Mitchel
5.
PricewaterhouseCoopers
Big
Five akhirnya menjadi Big Four setelah keruntuhan Arthur
Andersen pada 2002, karena keterlibatannya dalam Skandal Enron. Kantor
akuntan Arthur
Andersen didakwa melawan hukum karena menghancurkan dokumen-dokumen
yang berkaitan dengan pengauditan Enron, dan menutup-nutupi kerugian jutaan
dolar dalam Skandal Enron yang meledak
pada tahun 2001.
Hasil keputusan hukum secara efektif menyebabkan kebangkrutan global dari
bisnis Arthur Andersen. Kantor-kantor koleganya di seluruh dunia yang berada di
bawah bendera Arthur Andersen seluruhnya dijual dan kebanyakan menjadi anggota
kantor akuntan internasional lainnya. Di Britania Raya, para partner Arthur
Andersen setempat kebanyakan bergabung dengan Ernst &
Young dan Deloitte Touche Tohmatsu. Di Indonesia,
para partner Arthur Andersen pada akhirnya bergabung dengan Ernst &
Young.
Bangkrutnya Arthur Andersen meninggalkan hanya empat
kantor akuntan internasional di seluruh dunia, yang menyebabkan masalah besar
bagi perusahaan-perusahaan internasional besar, karena mereka diharuskan untuk
menggunakan kantor akuntan yang berbeda untuk pekerjaan audit perusahaan dan
layanan non-auditnya. Karena itu, hilangnya salah satu kantor akuntan besar itu
telah menurunkan tingkat kompetisi di antara kantor-kantor akuntan dan
menyebabkan meningkatnya beban akuntansi bagi banyak klien.
Anggota The Big Four Auditors
1. Deloitte Touche Tohmatsu
Merupakan salah satu KAP yang
memiliki total pendapatan secara global tertinggi (dicapai pada tahun 2013)
diantara Anggota Big Four yang lainnya yakni dengan total pendapatan $32.4
Billion. Deloitte Touche Tohmatsu berkantor pusat di Amerika Serikat.
Pertumbuhan Delloitte Touche Tohmatsu secara global
mengalami kenaikan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir,
dan juga bersaing keat dengan PricewaterhuseCoper dalam segi pendapatan. Deloitte Touche
Tohmatsu memiliki
lebih dari 200.000 tenaga kerja profesional dan mempunyai cabang lebih dari 150
negara di dunia.
Di
Indonesia, Deloitte Touche Tohmatsu bekerja sama dengan Kantor Akuntan
Publik Osman Bing Satrio & Eny dan berlokasi di 2 tempat, yaitu Jakarta dan
Surabaya.
Berbagai
jenis jasa yang ditawarkan oleh Deloitte Touche Tohmatsu Indonesia
diantaranya:
a.
Advisory & Assurance
Jasa yang ditawarkan berupa jasa atestasi &
kosultan, jasa audit merupakan salah satu jenis jasa yang ditawarkan Deloitte
untuk assurance nya. Sedangkan untuk assurance-nya, Deloitte mengedepankan
konsultasi mengenai adopsi laporan keuangan berbasis IFRS (International
Financial Reporting Standart).
b.
Consulting
Jasa yang diberikan berupa masukan-masukan pendapat
professional kepada klien-klien yang membutuhkan. Umumnya konsultasi berupa
target pasar, lokasi pendirian pabrik, isu hukum di indonesia, dll. Klien-klien
luar negri umumnya membutuhkan tenaga konsultasi yang handal dan professional
sebelum mendirikan perusahaan-nya disini.
c.
Enterprise Risk Service
Berupa jasa yang berhubungan dengan pengendalian
resiko & compliance di perusahaan, baik di sisi operasional, teknikal
maupun secara finansial perusahaan. Jasa yang dimaksud diantaranya:
· Control Assurance : Membantu perusahaan membuat dan mengawasi
SOP yang dibuat agar berjalan dengan baik di lingkungan perusahaan.
· Internal Audit : Melihat apakah SOP yang ditetapkan
perusahaan sudah dijalankan dengan baik dan maksimal oleh masing-masing divisi.
·
Security Service : Berhubungan dengan tingkat keamaan
data perusahaan.
· Risk Management : Meminimalisasikan resiko yang
mungkin terjadi di manajemen perusahaan, misalnya : Turn-over karyawan yang
tinggi
· Regulatory Compliance :Menjaga agar perusahaan taat
dengan regulasi yang di buat oleh pemerintah.
d.
Financial Advisory
Berupa jasa pemberi nasihat yang berfokus pada hal-hal
yang berhubungan dengan laporan keuangan. Jika Consulting mungkin lebih
ditekankan kearah teknikal, tapi financial advisory lebih kearah laporan
keuangan yang akan disajikan. Financial advisory di Deloitte dipecah sebagai
berikut :
· Corporate Finance : Jasa konsultasi jika perusahaan
ingin melakukan IPO, Akuisisi, Merger, dll.
· Forensic : Fraud, Corrupt, Money Loundring adalah
hal-hal yang akan divisi ini tangani.
·
M & A Transaction Service : Bagaimana proses awal
hingga akhir untuk perusahaan yang akan melakukan M&A (Merger &
Acquisition)
· Reorganisation : Jasa advisory mengenai bagaimana cara
perusahaan ingin merestrukturisasi ulang perusahaan nya.
·
Valuation : Berfokus pada penilaian tentang berapa
biaya yang akan dikeluarkan jika sengketa masuk ke ranah hukum, bisa juga
tentang penilaian prospek bisnis, dll.
e.
Tax
Jasa yang diberikan ketika perusahaan menghadapi
kesulitan dalam menangani masalah perpajakan.
Perusahaan-perusahaan yang diaudit oleh Deloitte
Touche Tohmatsu :
Ø PT Barito Pasific
Ø PT Petrosea
Ø PT Jakarta Setiabudi International
Ø Garuda Indonesia
2. PricewaterhouseCoopers
PricewaterhouseCoopers
dibentuk pada tahun 1998 dari penggabungan
usaha antara Price Waterhouse
dan Coopers & Lybrand.
Penghasilan gabungan PricewaterhouseCoopers di seluruh dunia mencapai 20.3
billion dolar Amerika
Serikat untuk tahun fiskal 2005, dan mempekerjakan lebih dari 130.000 profesional di 148
negara. PricewaterhouseCoopers
berkantor pusat di Britania Raya.
Afiliasi Price Waterhouse Cooper di Indonesia
adalah Kantor Akuntan Publik (KAP) Tanudiredja, Wibisana & Rekan.
Jenis-jenis jasa yang disediakan oleh PWC Indonesia diantaranya:
a. Advisory
Berupa jasa yang berhubungan dengan masukan dan
nasihat kepada pemilik modal atau perusahaan dalam menghadapi suatu
permasalahan atau issue-issue yang krusial.
b. Audit and Assurance
Pekerjaan di bidang jasa astetasi, jasa yang ditawarkan diantaranya jasa audit,
jasa financial accounting, IT, dan lain-lain.
c. Tax
Jasa yang berkaitan dengan perencanaan dan kepatuhan terhadap
peraturan perpajakan, jasa yang
ditawarkan diantaranya : jasa konsultasi pajak, jasa compliance terhadap pajak,
isu transfer pricing, dll.
d. Capital Market
Jasa di capital market lebih mirip ke arah jasa
konsultasi (Advisory) namun lebih spesifik kepada ekspansi perusahaan secara
menyeluruh. Jasa yang ditawarkan diantaranya:
·
Go Public (IPO) Service
·
Securitizations and Structured Finance Arrangements
·
Private Placements – Equity or Debt.
e.
Accounting Advisory Service
Menurut penulis, jasa untuk Accounting Advisory
ini merupakan gabungan jasa konsultasi (Advisory) dan jasa astetasi
(Assurance). Jasa yang ditawarkan diantaranya:
·
Konvergensi IFRS
·
Accounting change manage
·
Training
f.
Korean Business Desk
Jasa yang ditawarkan perusahaan ini masih cukup baru,
karena segmentasi-nya lebih kepada seluruh perusahaan korea yang ada di
Indonesia. Menurut sumber terkait, PWC Indonesia merupakan
Pelopor Kantor Akuntan Public Indonesia pertama yang masuk ke
pasar perusahaan Korea di Indonesia.
Perusahaan-perusahaan yang diaudit oleh PWC:
Ø Astra Intrenational Group
Ø Chevron
Ø XL Axiata Tbk.
Ø Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk.
Ø United Tractor
3. Ernst & Young
Merupakan firma jasa profesional multinasional
yang berpusat di London,
Inggris, Britania Raya.
EY merupakan firma jasa profesional terbesar ketiga di dunia menurut pendapatan
pada tahun 2012. Berbagai jenis jasa yang ditawarkan oleh EY di
Indonesia, diantara nya:
a.
Advisory
Ada beragam jenis jasa yang ditawarkan oleh EY di
divisi advisory, diantaranya IT Advisor, Advisor Financial Service dan
Performance Improvement. Jasa advisor ini lebih berfokus ke arah jasa
konsultasi terhadap klien, dimana klien meminta pendapat kepada mereka tentang
hal-hal yang berkaitan dengan perusahaan. Bisa bertanya di sisi legal
perusahaan, peraturan pemerintah / daerah, operasional, dll.
b.
Assurance
Jenis jasa yang ditawarkan oleh EY di divisi ini,
diantaranya:
·
Accounting Compliance Report
Berfokus pada ke-taatan pelaporan keuangan dibidang
akuntansi. misalnya cara melakukan cost accounting, plantation accounting
(Untuk perusahaan sawit), Oil accounting.
·
Audit
Berfokus pada
pemeriksaan laporan keuangan kepada perusahaan.
·
Fraud Investigation
Berfokus pada pemeriksaan terhadap perusahaan, apakah
manajemen melakukan kecurangan (Fraud) terhadap perusahaan.
·
Climate Change and
Sustainability
Kemungkinan merupakan jasa yang berhubunganya dengan
kejadian-kejadian ekonomi di suatu negara (Politik) atau regulasi tentang
global warning.
c.
Tax
Merupakan jenis jasa yang berhubungan dengan pajak
perusahaan. Jenis yang ditawarkan oleh EY cukup beragam, ada yang berhubungan
dengan issue yang berat seperti Transfer Pricing, Cross Border Tax, ada juga
jasa yang ditawarkan masih sebatas normal seperti jasa VAT, GTS dan Personal
tax.
d.
Transaction
Jenis jasa yang berhubungan dengan kegiatan-kegiatan
transaksi yang dilakukan oleh perusahaan. Jasa yang ditawarkan bisa mencakup
konsultasi transaksi dalam proses akuisisi perusahaan, konsultasi transaksi
yang berhubungan dengan pajak , operasional transaksi perusahaan, dll.
Beberapa perusahaan yang diaudit oleh EY di Indonesia
:
Ø Bank Bukopin
Ø Indofood Sukses Makmur
Ø PT Kalbe Farma
Ø Telkom Indonesia
4.
KMPG
KMPG terdiri dari beberapa nama
pendirinya itu sendiri. yaitu K dari Klijnveld, P dari Peat, M dari Marwick, dan G dari Goerdeler. KAP yang berkantor di Netherlands
(Belanda) ini mempunyai lebih dari 152.000 karyawan dan beroperasi di lebih
dari 145 negara di dunia.Pendapatan Global KPMG berada di nomor 4 setelah EY,
yaitu sebanyak USD 23.4 Billion. Di Indonesia sendiri, KPMG berafiliasi dengan
KAP lokal yaitu KAP Siddharta & Widjaja.
Berbagai jasa yang ditawarkan KMPG
,diantaranya:
a.
Audit Service
Jasa pemeriksaan laporan keuangan terhadap perusahaan
ini umumnya adalah core business dari setiap kantor akuntan publik.
b.
Tax Service
Jasa di bidang perpajakan jika perusahaan mengalami
kesulitan di bidang pajak, khususnya untuk masalah juridiksi perpajakan,
transfer pricing, pajak internasional.
c.
Advisory Service
Jika perusahaan mengalami kesulitan dalam
mengembangkan bisnis takut akan resiko yang muncul. Maka jasa inilah yang bisa
menjadi solusi ketidakpastian tersebut.
d.
Japanese Business Desk
Jasa ini mengarah
terhadap perusahaan-perusahaan jepang yang ada di Indonesia, Jasa yang
ditawarkan hampir sama seperti diatas (Audit, Tax, Advisory), namun segmentasi
nya lebih kepada perusahaan-perusahaan jepang.
e.
Korean Business Desk
Menurut penulis, jasa ini lebih terhadap
perusahaan-perusahaan korea yang ada di Indonesia, jasa yang ditawarkan hampir
sama seperti diatas (Audit, Tax, Advisory), namun segmentasi nya lebih kepada
perusahaan-perusahaan korea.
Perusahaan-perusahaan yang diaudit oleh KPMG Indonesia
adalah:
Ø Bank Permata
Ø Bank BCA
Ø Gudang Garam
Ø Standard Chartered Bank
Sumber:
Ingin mencari Bandar Betting Online Terbaik dan Terpercaya?
BalasHapusSudah tidak perlu Anda ragukan lagi, Segera bergabung bersama S128Cash.
Dengan pelayanan Terbaik dan Profesional, Kami yakin Anda akan merasakan Kenyaman dan Kepuasaan yang sesungguhnya.
Hanya dengan Minimal Rp 25.000,- Anda sudah bisa bermain semua permainan yang tersedia, seperti :
- Sportsbook
- Live Casino
- Sabung Ayam Online
- IDN Poker
- Slot Games Online
- Tembak Ikan Online
- Klik4D
Segera daftarkan diri Anda dan dapatkan PROMO BONUS Menarik kami, yaitu :
- BONUS NEW MEMBER 10%
- BONUS DEPOSIT SETIAP HARI 5%
- BONUS CASHBACK 10%
- BONUS 7x KEMENANGAN BERUNTUN !!
Untuk informasi lebih lanjut, bisa hubungi kami melalui :
- Livechat : Live Chat Judi Online
- WhatsApp : 081910053031
Link Alternatif :
- http://www.s128cash.biz
Judi Bola
Bandar Judi Bola