NAMA :
DELLA IRFIANIS
NPM : 21211825
KELAS :
3EB10
PT Pertamina memastikan stok bahan bakar minyak
(BBM) saat ini dalam kondisi aman meski cuaca esktrem berdampak pada
terhambatnya jalur pendistribusian.
Vice President Corporate Corporation Pertamina, Ali Mundakir, Jumat 24 Januari 2014, dalam keterangan tertulisnya menyatakan bahwa persediaan premium saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 18 hari. Adapun stok solar sampai 21 hari dan avtur sekitar 28 hari. Sedangkan stok elpiji berada di kisaran 17 hari.
Menurut Ali, dampak cuaca ekstrem di perairan dan daratan di Tanah Air hingga saat ini masih dirasakan menghambat upaya pendistribusian BBM dan eloiji. Beberapa pelabuhan masih menerapkan larangan berlayar, termasuk kepada angkutan BBM dan elpiji, seperti yang terjadi di Plaju, Palembang Sumatera Selatan. Larangan berlayar yang diterapkan di Plaju, misalnya sempat berdampak pada pendistribusian BBM untuk wilayah Jambi dan sekitarnya.
Sebagai antisipasi, Pertamina akan melakukan pengalihan pasokan, terutama Solar, dari Terminal BBM (TBBM) Kertapati dan Terminal BBM Lubuk Linggau untuk menghindari kekosongan Solar di Terminal BBM Jambi.
"Larangan berlayar karena cuaca buruk, masih diberlakukan di beberapa pelabuhan lainnya sehingga berpotensi menimbulkan keterlambatan-keterlambatan pengiriman kargo BBM dan epiji ke daerah tujuan," kata Ali.
Vice President Corporate Corporation Pertamina, Ali Mundakir, Jumat 24 Januari 2014, dalam keterangan tertulisnya menyatakan bahwa persediaan premium saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 18 hari. Adapun stok solar sampai 21 hari dan avtur sekitar 28 hari. Sedangkan stok elpiji berada di kisaran 17 hari.
Menurut Ali, dampak cuaca ekstrem di perairan dan daratan di Tanah Air hingga saat ini masih dirasakan menghambat upaya pendistribusian BBM dan eloiji. Beberapa pelabuhan masih menerapkan larangan berlayar, termasuk kepada angkutan BBM dan elpiji, seperti yang terjadi di Plaju, Palembang Sumatera Selatan. Larangan berlayar yang diterapkan di Plaju, misalnya sempat berdampak pada pendistribusian BBM untuk wilayah Jambi dan sekitarnya.
Sebagai antisipasi, Pertamina akan melakukan pengalihan pasokan, terutama Solar, dari Terminal BBM (TBBM) Kertapati dan Terminal BBM Lubuk Linggau untuk menghindari kekosongan Solar di Terminal BBM Jambi.
"Larangan berlayar karena cuaca buruk, masih diberlakukan di beberapa pelabuhan lainnya sehingga berpotensi menimbulkan keterlambatan-keterlambatan pengiriman kargo BBM dan epiji ke daerah tujuan," kata Ali.
Pengalihan Pasokan
Namun, ia melanjutkan, Pertamina terus mengupayakan
berbagai langkah antisipasi, termasuk pengalihan-pengalihan pasokan untuk
memastikan stok BBM dan elpiji cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di
berbagai daerah.
Ia menegaskan, Pertamina akan segera melakukan pengiriman pasokan BBM dan elpiji apabila terjadi perubahan kebijakan syahbandar. Sebagai contoh, setelah BBM tertahan selama sembilan hari di Dermaga Namosain Kupang akibat cuaca ekstrem yang melanda NTT, akhirnya Pertamina bisa mengirimkan BBM ke Pulau Rote dan Pulau Sabu. "Karena cuaca di perairan tersebut sudah mulai bersahabat dan pelabuhan sudah mengizinkan untuk berlayar sejak kemarin," kata Ali.
Ia menegaskan, Pertamina akan segera melakukan pengiriman pasokan BBM dan elpiji apabila terjadi perubahan kebijakan syahbandar. Sebagai contoh, setelah BBM tertahan selama sembilan hari di Dermaga Namosain Kupang akibat cuaca ekstrem yang melanda NTT, akhirnya Pertamina bisa mengirimkan BBM ke Pulau Rote dan Pulau Sabu. "Karena cuaca di perairan tersebut sudah mulai bersahabat dan pelabuhan sudah mengizinkan untuk berlayar sejak kemarin," kata Ali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar